KAWANUANET.COM – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) bersama Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Utara menandatangani kontrak kegiatan swakelola Pelatihan dan Sertifikasi Bahasa Inggris bagi calon pekerja migran Indonesia.
Direktur Polimdo, Maryke Alelo, MBA, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda untuk meningkatkan kompetensi dan mempersiapkan diri memasuki dunia kerja, baik di dalam maupun luar negeri.
Menurut Maryke, peningkatan kompetensi tenaga kerja menjadi penting di tengah kondisi ketenagakerjaan yang masih menghadapi berbagai tantangan. Ia menyinggung data Badan Pusat Statistik (BPS) Februari 2026 yang menunjukkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Sulawesi Utara masih berada di atas rata-rata nasional.
“Secara nasional, kita ingin memberikan peluang bagi anak-anak bangsa untuk bisa berkarya. Berdasarkan data BPS Februari 2026, Sulawesi Utara termasuk salah satu provinsi dengan tingkat pengangguran terbuka yang tinggi, yakni di atas rata-rata nasional,” ujar Maryke.
Ia juga menyoroti kondisi pengangguran berdasarkan tingkat pendidikan. Menurutnya, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapatkan perhatian melalui peningkatan keterampilan agar memiliki daya saing dan peluang kerja yang lebih luas.
Karena itu, Maryke menilai program pelatihan dan sertifikasi Bahasa Inggris memiliki peran penting dalam mempersiapkan calon pekerja migran. Program tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan peserta, tetapi juga ikut mendukung upaya penyerapan tenaga kerja dan memberikan dampak ekonomi bagi keluarga peserta.
“Ketika tingkat pengangguran turun, tentu akan memberikan kontribusi terhadap perekonomian Indonesia. Tetapi secara khusus, bagi anak-anak yang terlibat dalam program ini, ada kehidupan yang akan berubah, ada keluarga yang akan mendapatkan dampak positif dan ada masa depan yang lebih cerah,” katanya.
Maryke turut memberikan apresiasi kepada Kepala BP3MI Sulawesi Utara, AKBP Hendrick Situmorang, bersama seluruh jajaran yang dinilainya telah mempersiapkan program tersebut secara serius dan berkelanjutan.
Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh aspek administrasi, tetapi juga kesiapan teknis dan kebutuhan peserta selama mengikuti pelatihan. Hal itu mencakup penyediaan tempat pelatihan, tempat tinggal, hingga berbagai kebutuhan pendukung lainnya.
“Saya benar-benar kaget bahwa ternyata pekerjaan ini sangat detail, sampai memikirkan tempat tinggal dan berbagai kebutuhan peserta. Ini menunjukkan sebuah keseriusan agar program dapat dilaksanakan dengan baik,” ungkapnya.
Maryke menegaskan Polimdo siap mendukung pelaksanaan program tersebut. Ia meminta Jurusan Pariwisata yang dipercaya menangani pelatihan agar memastikan proses pembelajaran benar-benar berorientasi pada peningkatan kemampuan peserta.
“Outcome-nya harus jelas. Mahasiswa harus mampu berbahasa Inggris. Bukan sekadar programnya terlaksana atau pelatihannya sudah selesai, tetapi outcome-nya adalah anak-anak ini mampu berbahasa Inggris dalam situasi informal maupun formal,” tegasnya.
Ia menambahkan, proses sertifikasi juga harus diberikan berdasarkan kemampuan peserta, bukan semata-mata karena mereka telah mengikuti rangkaian pelatihan.
“Jadi yang disertifikasi bukan karena mereka sudah mengikuti pelatihan, tetapi karena mereka mampu mendemonstrasikan kemampuan Bahasa Inggris yang sudah mereka pelajari,” jelas Maryke.
Maryke berharap seluruh pihak yang terlibat dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing secara maksimal. Dengan demikian, kerja sama antara Polimdo dan BP3MI tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para peserta serta mendukung kesiapan mereka menghadapi dunia kerja.
Ia kembali menyampaikan apresiasi kepada BP3MI Sulawesi Utara dan seluruh tim yang telah mengawal program tersebut hingga tahap penandatanganan kontrak.
“Terima kasih kepada Pak Hendrick dan tim yang tetap konsisten berupaya agar program ini dapat dilaksanakan dan dieksekusi dengan baik. Tuhan memberkati seluruh tim yang telah menjadi bagian penting sehingga program ini bisa berjalan,” pungkasnya.

